"Kakak, ibu, bapak, numpang ngamen tanpa alat musik. Siapa tau di balik kerapihan ibu bapak sekalian masih ada bunga-bunga sosial"
Sudah bisa dipastikan setiap kali naek angkot arah ciputat, di lebak bulus selalu ada remaja punk yang ngamen setengah malak dan ngemis.
Beberapa orang termasuk saya merasa risih dengan lagu-lagu kritik yang berisi semangat perubahan yang biasa dinyanyikan mereka. Apa yg mereka nyanyikan memang sesuatu yang baik, tapi ironis mereka hanya bisa menyanyinyakannya. Sy heran apa mereka tidak pernah berfikir untuk hidup lebih berarti dengan melakukan sesuatu yg akan mendatangkan perubahan untuk hidup mereka sendiri.
Para penumpang merasa terganggu dg cara mereka meminta recehan yg memaksa. Tidak ada penumpang yang memberi koin saat itu, lalu mereka pun keluar sambil mengutuk kami, "ibu-ibu pelit, berjilbab tapi pelit".
No comments:
Post a Comment