Monday, April 20, 2015

Berkawan layar

Entah kenapa aku selalu kikuk di dpan tuts tuts keyboard. Aku ingin mejuliskan banyak hal, tapi saat jari-jariku tepat si atasnya, mreka tidak bisa bergerak.

Berbicara aku kelu, menulis aku kaku, bernyanyi aku sudah tidak bisa, mengadu juga pada siapa. Akulah orang yang paling sepi, yang tidak memiliki peraduan selain layar komputer.

Apa yang aku fikirkan hanya dapat di mengerti oleh benda mati. Manusia selalu berusaha menghidupi dirinya sendiri, semuanya sibuk untuk diri sendiri, dan sedih dengan kesakitannya sendiri. Tidak ada pilihan lain selain berbagi bersama benda mati. Oh komputerku, izinkan daku berkata padamu, biar setan-setan dan malikat-malaikat juga tahu.

Ciputat 21/415

No comments:

Post a Comment