Thursday, November 9, 2023

berhak sembuh

Saat berusaha tidur, mataku melihat kepahitan. 
Dan aku hilang dalam kesedihan yang menjadi kenang-kenangan. 
Rasanya ingin semalam saja tidak berpikir apa-apa. 

Sesakit itukah? 
Setiap hari aku menimang-nimang hati yang hancur. 
Membawanya berobat kiyai, ke rumah sakit dan ahli nujum. 
Kata seorang dukun, aku lahir saat gerhana yang sangat gelap.
Tetapi aku akan menjalani hidup pada garis bintang yang sangat terang. 
Katanya aku berlimpah cahaya namun mataku jadi buat dalam sesaat dan panasnya seperti neraka.

Ya, aku terus tumbuh walau terbakar. 

Aku berobat setiap waktu agar bisa pulih dari semua luka. 

Aku akan sembuh suatu saat secepatnya. 
Aku berhak mendapatkan penghilhatanku kembali dan melihat cahaya yang teduh.
 
10 nov 23

No comments:

Post a Comment