Tuesday, February 20, 2024

seorang yang terusir

Langit biru, awan lembut, air jernih dan udara segar adalah suguhan mewah bagi orang yang hidupnya terlempar di perkotaan sepertiku.

Lingkungan yang sesak, komplek yang rapat, jalanan ramai, padat, sempit, pengap.

Aku tidak mengatakan memiliki segalanya, tapi di perkotaan yang metropolis aku hidup berkecukupan. 

Walau hanya sebagai pedagang kecil. Kadang aku iri dengan orang-orang yang bisa bertahan di kampung dan tetap bisa hidup sejahtera. 

Pilihanku adalah tinggal di kampung dengan hidup sangat terbatas atau di kota yang tidak menyediakan langit biru dan udara segar tetapi di sini apa saja bisa menjadi uang. 

29 November 2023


No comments:

Post a Comment