Segala rupa cinta aku jalani; cinta sebelah tangan hingga cinta bertepuk tangan
Aku pernah ditikam patah hati,
pernah juga menolak cinta dengan nyeri; ya, nyeri karena tidak mudah mengatakan tidak kepada insan yang selalu peduli
Pada akhirnya aku menemukan tangan yang saling bersambut
Aku bersuka ria pada semua cerita cinta, dan berkabung pada hati yang kecewa.
Aku berduka untuk sisi hatiku yang terluka, darinya aku belajar mengeja dunia
Aku bersedih pada hati yang tidak sampai aku sambut, darinya aku belajar membaca langit
Aku berterimakasih pada cinta yang mencintaiku, banyak kehidupan baru bermula darinya.
Cinta sesungguhnya lebih dari itu, bukan hanya tentang manusia, tetapi cinta adalah bakat ketuhanan dalam jiwa yang menghidupkan
No comments:
Post a Comment